24 Mei 2009

DUNIA SEOLAH-OLAH...

Karya: Yoyo C.Durachman

Ini adalah kisah dari negeri yang bisa terjadi apa saja. Warna hitam bisa dibuat menjadi warna putih, siang sekonyong-konyong bisa menjadi malam, orang miskin dalam sekejap bisa menjadi MILLIONER, pesakitan tak berdosa bisa jadi terpidana, pedagang bisa jadi politikus, seniman bermetafora menjadi birokrat dan penguasa, pejabat pintar bisa menjadi dungu � ahhh �mungkin tidak cukup semua saya sampaikan dalam pementasan malam ini. Anda tidak akan menontonnya lebih dari dua jam...

Download Naskah Drama

ELEGI MUSIM PANAS

Karya : Chandra Kudapawana

Nita, Nita. Kau ini ada-ada saja, anggur selezat itu hanya sekedar pajangan? Menurutku, anggur itu ibarat seorang wanita cantik. Tidak akan puas kalau hanya dilihat saja, ada trik-trik tertentu untuk menikmatinya. Pertama buka dulu seluruh pakaiannya agar kita bisa melihat halus kulitnya, kedua biarkan menari-nari erotis, ketiga sentuh dia dengan lembut dan yang keempat kau juga sering merasakannya, bukan?

Download Naskah Drama

Bius

Karya Benny Yohanes

Sebuah sudut di kamar periksa dokter, di latar belakang Nampak kamar-kamar sempit, tiang-tiang kokoh dan pintu-pintu berkaca buram. Sebuah rumah sakit yang sudah sangat lama digunakan,namun tidak dirawat.

Tuna S masuk ruangannya, diseputar dinding Nampak terjejer rapih gambar-gambar manusia yang tersenyum. Amin dan seorang tua berjejer duduk diruang tunggu. Tuna s Nampak baru bangun tidur. Dia duduk di atas sebuah peti mati, yang dijadikannya meja untuk menerima dan memeriksa pasien.

Tuna S membuat tanda salib , lalu membuka peti mati. Dari dalam petinya lalu diambil gayung, odol, sikat, lalu menggosok gigi. Lalu setelah itu menelan sebutir pil, dan dia bersendawa. Ditutupnya peti mati lalu membuat tanda salib lagi. Diruang tunggu terdengar orang tua terbatik-batuk. Amin membantu melegakan nafasnya....

Downlaod Naskah Drama

Mangir

karya Pramoedya Ananta Toer

Tinggal sejengkal lidah
Dijadikannya tombak pusaka
Itulah konon tombak pusaka
Si Baru Klinting...

DRAMA ini mengisahkan perjalanan hidup tragis yang dialami Ki Ageng Mangir atau Wanabaya muda di suatu wilayah perdikan di bagian selatan Yogyakarta. Kisaran waktu sekitar Abad 18 atau pada masa pemerintahan Pangeran Senopati yang dinobatkan menjadi raja pertama Keraton Mataram di Yogyakarta.

Mangir merupakan pemuda yang memiliki pusaka sakti Tombak Kyai Plered yang disegani Senopati sampai ia menjadi raja Mataram yang pertama. Suatu ketika Raja Senopati ini berulah dengan menetapkan rakyat yang menetap di daerah yang dikuasai Mangir harus memberikan upeti ke Keraton Mataram.

Download Naskah Drama